Showing posts with label History. Show all posts
Showing posts with label History. Show all posts

GLI Azzuri World Cup 2006 Foto Galery

Berlin: Five executioners penalty GLI Azzuri erase bad record to take penalty kicks. Italy managed to become World Cup champion in 2006, after a shootout berjibaku past, overcome the bitter enemy of France, 5-3 (1-1). Bad record in World Cup 1990, 1994 and 1998 Marcello Lippi paid forces in Olympia Stadium, Berlin, Monday (10 / 3) early days. In the midst of hot weather with temperatures of 27 degrees celsius, Andrea Pirlo, Marco Materazzi, Daniel De Rossi, Alesandro Del Piero and Fabio Grosso to silence surged goalkeeper Fabien Barthez.

While the French by David Trezeguet can not reply, three goals from Sylvain Wiltord, Eric Abidal and Willy Sagnol broke Ganluigi goalkeeper Buffon. Zinedine Zidane, the French captain took superior Le Bleus ahead of the white dot on the 7th minute. Materazzi against Florent Malouda, France midfielder. Immediately the referee Horacio Elizondo pointed to the white dot. Zidane ended his career with the bad though, but he is a two-goal scorer fourth World Cup.

GLI Azzuri World Cup 2006 Foto Galery


Italian players celebrate with the winner's trophy after the final of the 2006 FIFA World Cup between Italy and France.

Fabio Cannavaro (Italy) asks for an explanation as Marco Materazzi lies on the ground after receiving a head butt from Zinedine Zidane (France) during the final of the 2006 FIFA World Cup between Italy and France.


Italian players celebrate with the winner's trophy after the final of the 2006 FIFA World Cup between Italy and France.


Luca Toni (Italy) and Lilian Thuram (France) during the final of the 2006 FIFA World Cup between Italy and France.
READ MORE - GLI Azzuri World Cup 2006 Foto Galery

Piala Dunia 1998 Galery Foto Final

Piala Dunia 1998 dimana pada final tersebut bertemu tim Prancis dengan Brazil, moment indah piala dunia 1998 ini terekam kamera para fotographer dengan indah, bisa disebut ini sebagai moment indah piala dunia yang tidak bisa dilupakan oleh tim prancis dengan kemenangan yang cukup meyakinkan 3-0, warung informasi ambil dari sitenya corbis.com untuk anda nikmati.

Soccer - 1998 World Cup - Final - France vs Brazil
 1998 Soccer World Cup. France vs. Brazil. The Final. French team celebration.
 France's Zinedine Zidane scoring the first goal during the 1998 FIFA World Cup final against Brazil. France won 3-0.
 France's players celebrate on field with their trophy after their 3-0 victory over Brazil in the 1998 FIFA World Cup final.
 The Brazil team lines up prior to the 1998 FIFA World Cup final against France. France won 3-0.
 France's players celebrate on the field after their victory over Brazil in the final of the 1998 FIFA World Cup in front of a dejected Ronaldo (Brazil).
 France's Zinedine Zidane scores the first goal of his team during the 1998 soccer World Cup final against Brazil.
France scores a goal during the 1998 soccer World Cup final against Brazil.

Foto by : www.corbis.com
READ MORE - Piala Dunia 1998 Galery Foto Final

Pendekar Asli Indonesia - Antara Kisah Nyata dan Mitos

Pendekar Pendekar Asli Indonesia antara kisah nyata dan mitos kalau jaman sekarang preman mungkin ya ? atau beda..? - Anda pastinya sering mendengar nama nama si pitung, sangkuriang, jaka tarub, joko tingkir dan lain sebagainya, bahkan di televisi suka ada film dan sinetronnya yang mengangkat nama nama Pendekar atau jagoan tersebut, di bawah ini adalah nama nama pendekar asli indonesia :

SI PITUNG

Pitung adalah salah satu pendekar orang asli Indonesia berasal dari daerah betawi yang berasal dari kampung Rawabelong Jakarta Barat. Pitung dididik oleh kedua orang tuanya berharap menjadi orang saleh taat agama. Ayahnya Bang Piun dan Ibunya Mpok Pinah menitipkan si Pitung untuk belajar mengaji dan mempelajari bahasa Arab kepada Haji Naipin. Setelah dewasa si Pitung melakukan gerakan bersama teman-temannya karena ia tidak tega melihat rakyat-rakyat yang miskin. Untuk itu ia bergerilya untuk merampas dan merampok harta-harta masyarakat yang hasil rampasannya ini dibagikan kepada rakyat miskin yang memerlukannya. Selain itu Pitung suka membela kebenaran dimana kalau bertemu dengan para perampas demi kepentingannya sendiri maka sama si Pitung akan dilawan dan dari semua lawannya Pitung selalu unggul.

Gerakan Pitung semakin meluar dan akhirnya kompeni Belanda yang saat itu memegang kekuasan di negeri Indonesia melakukan tindakan terhadap si Pitung. Pemimpin polisi Belanda mengerahkan pasukannya untuk menangkap si Pitung, namun berkali-kali serangan tersebut tidak menghasilkan apa-apa. Pitung selalu lolos dan tidak mudah untuk ditangkap oleh pasukan Belanda. Ditambah-tambah si Pitung mempunyai ilmu kebal terhadap senjata tajam dan sejata api. Kompeni Belanda pun tidak kehilangan akal, pemimpin pasukan Belanda mencari guru si Pitung yaitu Haji Naipin. Disandera dan ditodongkan sejata ke arah Haji Naipin agar memberikan cara melemahkan kesaktian si Pitung, akhirnya Haji Naipin menyerah dan memberitahu kelemahan-kelemahan si Pitung.

Pada suatu saat, Belanda mengetahui keberadaan si Pitung dan langsung menyergap dan menyerang secara tiba-tiba. Pitung mengadakan perlawan, dan akhirnya si Pitung tewas karena kompeni Belanda sudah mengetahui kelemahan si Pitung dari gurunya Haji Naipin.

Joko Tingkir dari Lamongan

Joko Tingkir mempelajari ilmu sakti dari Ki Buyut Banyubiru. Ia mempelajari ilmu sakti tersebut karena ingin menebus pengampunan karena ia telah membunuh Dadungawuk sodara dari Sultan Demak. Ki Buyut Banyubiru memberikan pelajaran-pelajaran ilmu saktinya di Gunung Lawu. Salah satunya adalah dengan merendam diri dalam sungai yang dingin, dengan tujuan dapat mengendalikan hawa nafsu.

Setelah beberapa bulan lamanya Joko Tingkir menimba ilmu, Ki Buyut Banyubiru sudah memperbolehkan agar Joko Tingkir untuk menemui Sultan Demak untuk meminta pengampunan atas yang pernah dilakukannya yaitu membunuh Dadungawuk. Didalam perjalanannya menuju tempat Sultan Demak, Joko Tingkir banyak menghadapi binatang-binatang buas yang menghadangnya, salah satunya adalah menaklukan raja buaya dan gerombolannya.

Sesampai di desa Sultan Demak, kebetulan di desa tersebut sedang terjadinya banteng buas yang mengamuk dan memporak pondakan seisi desa, pada saat itu juga Joko Tingkir bertemu dengan Sultan Demak untuk meminta pengampunan dengan persyaratan harus dapat melawan banteng buas tersebut, Sultan Demak menyetujuinya. Akhirnya Joko Tingkir berhasil melawan banteng buas itu dengan sebuah pukulan ke kepala banteng, mental dan pecah akhirnya banteng tersebut tersungkur mati.

Prajurit didesa itu terkagum dengan aksinya Joko Tingkir yang telah menghadapi banteng buas dengan tegar dan mengalahkannya. Sultan Demak mengampuni perbuatan Joko Tingkir tempo hari dan memaafkannya. Kemudian Joko Tingkir diangkat sebagai pempimpin laskar tamtama, dan akhirnya menjadi menantu dari Sultan Demak.

JAKA TARUB

Disuatu desa pedalaman di Indonesia, hidup seorang janda dan seorang anak yang bernama Jaka di dusun Tarub. Semasa kecilnya ia suka bermain dengan kebiasaanya yaitu menyumpit burung. Sampai dewasa pun sumpit nya selalu dibawa-bawa kemanapun. Pada suatu hati Jaka Tarub sedang berjalan ditengah hutan dan melihat burung-burung dan Jaka Tarub menyumpitnya tapi tidak mengena. Burung-butung itu berterbangan dan dikejar oleh Jaka Tarub. Padahal hutan yang dilaluinya ini adalah hutan yang angker sekali. Dikesibukan mengejar burung, Jaka Tarub mendengar suara beberapa wanita yang sedang mandi di sebuah air terjun kecil. Jaka Tarub mengintai dan mengintip dari balik semak-semak belukar. Dan melihat ada sebuah selendang didekatnya dan diambilnya oleh Jaka Tarub.

Ternyata wanita-wanita yang sedang bermandikan itu adalah kumpulan bidadari yang turun dari kahyangan. Salah satu bidadari menyadai kalau Jaka Tarub mengintip mereka yang sedang mandi, akhirnya semua bidadari disitu panik dan terbang kembali ke kahyangan. Kecuali satu bidadari kebingungan mencari selendangnya yang di ambil oleh Jaka Tarub. Lalu si bidadari dan Jaka Tarub saling menyapa. Bidadari ikut dengan Jaka Tarub ke desanya, lalu mereka berdua hidup bersama sampai mempunyai 1 anak. Selama hidupnya Jaka Tarub walau kerjanya hanya tidur-tidur saja tapi hasil pangannya melimpah karena keajaiban dari bidadari. Lumbung pada penuh, masakan cepat tersaji banyak.

Pada suatu saat Jaka Tarub tak sengaja melanggar janji yang diberikan oleh bidadarinya yaitu tidak boleh membuka hidangan sebelum matang betul. Akhirnya keajaiban sang bidadari hilang. Dan mereka kembali harus bekerjakeras setiap harinya. Suatu hari si bidadari menemukan selendangnya yang disimpang oleh Jaka Tarub, akhirnya perpisahan pun terjadi, bidadari kembali pergi kekayangan meninggalkan Jaka Tarub beserta anaknya.

ARYA PENANGSANG

Pada saat kerjaan Pajang mencapai kejayaan di wilayah pesisir dan wilayah timur dengan masa pemerintahan Sultan Adiwijaya, semua rakyat dan para penguasa tunduk dan nurut kepadanya, hanya ada satu orang yang tidak mau tunduk yaitu Adipati Jipang yang bernama Arya Panangsang. Sultan Adiwijaya bersikeras untuk menundukan Arya Panangsang, lalu mengumpulkan para penasehat raja-raja berunding untuk menundukan Arya Panangsang. Hasil rundingan diputuskan untuk diumumkan di masyarakat umum "Barang siapa yang dapat mengalahkan Arya Panangsang dari Jipang akan diberikan hadiah dan harta kekayaan". Namun strategi ini gagal dilakukan.

Strategi selanutnya adalah, dengan mengirim pesan kepada Arya Panangsang melalui tukang kebunnya yang diiris kupingnya. Arya Pangsang marah dan memutuskan untuk melawan Sulta Adiwijaya. Karena tidak sabaran maka Arya Panangsang pergi duluan, setibanya di sungai Bengawan ternyata sudah banyak pasukan Sultan Adiwijaya yang sudah lama menantinya. Dengan gigih Arya Panangsang dengan menggunakan tombak saktinya dapat merobohkan banyak pasukan. Akan tetapi disela perperangan Arya Panangsang mendapatkan luka dibagian perutnya yang sobek sehingga ususnya sampai keluar, oleh Arya Panangsang ususnya di lilitkan di kerisnya dan melanjutkan peperangan tersebut. Betapa gigih dan pemberaninya Arya Panangsang.

Karena peperangan tersebut tidak seimbang karena banyaknya pasukan sedangkan Arya Panangsang hanya seorang diri, luncurlah sebuah tombak menancap di dadanya Arya Panangsang, dan sewaktu Arya Panangsang ingin membalas dengan kerisnya, ia lupa bahwa ususnya ia lilitkan dikeris, akhirnya keris dicabut dan ususnya Arya Panangsang terputus-putus yang mengakibatkan Arya Panangsang tewas.


SANGKURIANG

Sangkuriang lahir dari kehidupan para siluman yang berkehidupan bersama dengan manusia, pada waktu itu masa kejayaan Kerajaan Parahyangan dengan seorang raja Prabu Sungging Prabangkara. Sangkuriang tumbuh di hutan belantara yang dibesarkan oleh Sang Petapa yang sudah tua, ia banyak belajar ilmu-ilmu kesaktian dan sering melakukan pertapaan. Beranjak dewasa Sangkuriang menjadi pemuda yang gagah perkasa, sakti mandraguna dan tampan.

Diawali dari sebuah kisah, ia sedang berkelana dan pada sebuah hutan ia menolong seorang wanita yang sedang terancam jiwanya oleh seekor badak besar yang ganas siap menerjang, dengan gerak cepat Sangkuriang menolong wanita itu dari marabahaya menggunakan kesaktiannya. Tanpa disadari Sangkuriang terpesona terhadap wanita ini dan ternyata wanita tersebut adalah ibu kandungnya. Sangkuriang ingin meminang wanita itu, akan tetapi wanita tersebut berkeberatan karana Sangkuriang adalah anak kandungnya, supaya tidak terlaksana maka wanita tersebut memberi persyaratan untuk bisa meminangnya yaitu dengan membuat sebuah danau dan perahu besar dalam satu malam saja, akhirnya Sangkuriang menyanggupinya dan gagal.

Perahu yang setengah jadi itu ditendangnya oleh Sangkuriang dan lama kelamaan berubah menjadi gunung merapi yang sekarang disebut gunung Tangkuban Perahu. Sangkuriang memohon permintaan ampun kepada sang Dewata atas semua perbuatannya ini.

JOKO TOLE

Seorang raja beranama Sri Baginda Brawijaya, memerintahkan kepada Empu Keleng untuk dibuatkannya pintu gerbang besi yang besar dan megah. Dan sudah satu tahunan Empu Keleng beserta temannya yang lain sudah mengerjakannya akan tetapi belum rampung juga pintu gerbang besinya. Tenaga semakin berkurang dan Empu Keleng jatuh sakit dan tidak bisa melanjutkan perkerjaanya menyelesaikan tugas yang diberikan oleh Sri Baginda Brawijaya. Lalu Empu Keleng mengirim berita kepada anak angkatnya yang bernama Jaka Tole. Ia segera menyusul Empu Keleng di Majapahit.

Didalam perjalanan melewati beberapa desa, Jaka Tole bertemu dengan seseorang berjubah hitam mengenakan ikat kepala. Lalu terjadi dialog antara Jaka Tole dengannya. Jaka Tole menceritakan tujuan ke Majapahit untuk menyelesaikan pekerjaan menyelesaikan pintu gerbang besi yang besar dan megah itu dalam sehari, kalau tidak terkena hukuman. Orang berjubah itu memberikan setengkai bunga dan disuruhnya Jaka Tole memakannya, nanti sesampai di Majapahit, bakarlah tubuhmu Jaka Tole nanti dari pusarmu akan keluar patrian untuk menyambung besi-besi pintu gerbang. Kemudian Jaka Tole melanjutkan perjalannya ke Majapahit dan akhirnya sampai dan menemuni sang raja sri baginda Brawijaya. Lalu Jaka Tole berkesanggupan untuk membantu ayah angkatnya Empu Keleng dan menyelesaikan tugasnya membaut pintu besar besi yang besar dalam satu malam dan jika tidak selesai akan menerim hukuman.

Lalu Jaka Tole mengumpulan para pekerjanya, dan memberitahukan bahwasannya Jaka Tole mempunya patrian besi yang sangat hebat, yaitu dengan cara dibakarnya tubuh Jaka Tole dibagian pusarnya keluar cairan patrian yang bisa digunakan untuk menyelesaikan perampungan pintu besi. Dan dalam satu malam itu pekerja terselesaikan, pintu besar besi jadi. Raja Brawijaya sangat senang menyaksikan pintu gerbang itu. Kemudian Raja Brawijaya memberikan hadiah yang berupa perhiasan perak dan emas.
READ MORE - Pendekar Asli Indonesia - Antara Kisah Nyata dan Mitos

Borobudur Temple - Candi Borobudur

Candi Borobudur - The legacy of the past history of Borobudur Temple is located in Magelang, Central Java, about 40 km from Yogyakarta. Borobudur Temple has 10 levels consisting of 6 levels of a square, circular level 3 circular and a main stupa as a peak. At every level there are several stupas. Altogether there are 72 domes in addition to the main stupa. In every stupa there is a statue of Buddha. Ten levels of Buddhist philosophy which describes the ten levels of Bodhisattva which must pass to reach the perfection of the Buddha in nirvana. This perfection symbolized by the main stupa at the top level. Borobudur structure when viewed from above form a mandala structure depicting Buddhist cosmology and the human thinking.

On the fourth side there is the temple gate and the stairs to the upper level like a pyramid. This illustrates the Buddhist philosophy that all life came from rocks. Stone later became sand, then into plants, then into the insect, then a wild animal and pets, and the last to be human. This process is known as reincarnation. The last process is the soul and finally went into nirvana. Each stage of enlightenment in this life process based on Buddhist philosophy is illustrated in reliefs and statues in the temple of Borobudur.

This huge building just a giant pile of stone blocks which have a total height of 42 meters. Each stone connected without using cement or adhesive. These stones are only connected by patterns and stacked. The base of Borobudur temple is about 118 m on each side. The stones used approximately 55,000 cubic meters. All the stones are taken from the river around the Borobudur Temple. These stones are cut and then transported and connected with a pattern like lego game. All without using glue or cement.

Meanwhile, relief began to be made after these rocks are stacked and connected end. Relief is on the temple walls. Borobudur has different relief 2670. Relief is read clockwise. This relief illustrates a story that I read it starts and ends at the gate to the east. This shows that the main gate of the Borobudur temple facing the east like most other Buddhist temples. Bagaimanaupun also we as a nation which has inherited from our ancestors must maintain and preserve this Borobudur Temple.
READ MORE - Borobudur Temple - Candi Borobudur

Istana Negara | Sejarah Istana Negara

Istana Negara yang kita kenal sekarang sebetulnya adalah bangunan yang dibuat oleh orang Belanda, dalam perkembangannya Istana negara mengalami beberapa kali perbaikan tetapi bagi anda yang belum mengetahui sejarah dari Istana Negara tersebut bisa di baca artikelnya di bawah ini :



Istana Negara dibangun tahun 1796 untuk kediaman pribadi seorang warga negara Belanda J.A van Braam. Pada tahun 1816 bangunan ini diambil alih oleh pemerintah Hindia Belanda dan digunakan sebagai pusat kegiatan pemerintahan serta kediaman para Gubernur Jendral Belanda. Karenanya pada masa itu istana ini disebut juga sebagai Hotel Gubernur Jendral.

Pada mulanya bangunan yang berarsitektur gaya Yunani kuno itu bertingkat dua, namun pada tahun 1848 bagian atasnya dibongkar, dan bagian depan lantai bawah dibuat lebih besar untuk memberi kesan lebih resmi. Bentuk bangunan hasil perubahan 1848 inilah yang bertahan sampai sekarang, tanpa perubahan yang berarti. Luas bangunan ini lebih kurang 3.375 meter persegi.

Sesuai dengan fungsi istana ini, pajangan serta hiasannya cenderung memberi suasana sangat resmi. Bahkan kharismatik. Ada dua buah cermin besar peninggalan pemerintah Belanda, disamping hiasan dinding karya pelukis – pelukis besar, seperti Basoeki Abdoellah.

Banyak peristiwa penting yang terjadi di Istana Negara. Diantaranya ialah ketika Jendral de Kock menguraikan rencananya kepada Gubernur Jendral Baron van der Capellen untuk menindas pemberontakan Pangeran Diponegoro dan merumuskan strateginya dalam menghadapi Tuanku Imam Bonjol. Juga saat Gubernur Jendral Johannes van de Bosch menetapkan sistem tanam paksa atau cultuur stelsel. Setelah kemerdekaan, tanggal 25 Maret 1947, di gedung ini terjadi penandatanganan naskah persetujuan Linggarjati. Pihak Indonesia diwakili oleh Sutan Sjahrir dan pihak Belanda oleh Dr. Van Mook.



Istana Negara berfungsi sebagai pusat kegiatan pemerintahan negara, diantaranya menjadi tempat penyelenggaraan acara – acara yang bersifat kenegaraan, seperti pelantikan pejabat – pejabat tinggi negara, pembukaan musyawarah, dan rapat kerja nasional, pembukaan kongres bersifat nasional dan internasioal, dan tempat jamuan kenegaraan.

Sejak masa pemerintahan Belanda dan Jepang sampai masa pemerintahan Republik Indonesia, sudah lebih kurang 20 kepala pemerintahan dan kepala negara yang menggunakan Istana Negara sebagai kediaman resmi dan pusat kegiatan pemerintahan Negara, dan Presiden Sukarno juga pastinya pernah mendiami Istana Negara ini.

Jadi benarkan bahwa Istana negara itu sebenarnya adalah kediaman pribadi orang belanda dan sekarang menjadi kediaman kepala negara. keep blogging
READ MORE - Istana Negara | Sejarah Istana Negara

FotoBomb The Beatles

The Beatles adalah Grup Legendaris dari Inggris, banyak foto foto mereka beredar di internet dan majalah, tapi dari sekian banyak foto the beatles, foto dibawah ini yang menurut saya paling keren dan belum pernah saya temukan sebelumnya dalam foto ini mempunyai berjuta makna dan penafsiran, silakan saja tafsirkan sendiri makna dari foto ini, foto klasik tetapi masik enak untuk dinikmati?. sok dilihat ekpresi wajah dari seorang  Paul McCartney. Diluar sana menyebutnya sebagai fotobomb.


READ MORE - FotoBomb The Beatles

Galery Foto The Rolling Stones "Let's Rock and Roll"

Jika anda ingat dengan negara inggris tentunya ingat dengan sepakbolanya yang begitu terkenal di dunia, selain dunia sepakbola Inggris dikenal dengan Artis musiknya yang juga melegendaris seperti The Beatles dan tidak kalah legendanya yaitu sebuah grup beraliran rock and roll yang sampai sekarang masih exist yaitu The Rolling Stones. The Rolling Stones adalah sebuah band rock Inggris yang mulai terkenal sejak tahun 1960-an masih eksis hingga sekarang. Apabila dianalogikan, The Rolling Stones adalah sebuah batu yang hingga kini masih menggelinding, entah sampai kapan.



Dibentuk di London, Januari 1963. Tetapi sesungguhnya cikal bakal Stones sudah ada sejak tahun 1962 dengan formasi awal yang terdiri dari Mick Jagger (Vokal, Harmonika), Keith Richards (Lead Gitar), Brian Jones (Rhytm Gitar, Harmonika), Mick Avory (Drums) dan Dick Taylor (Bass). Kelak sang drummer Mick Avory akhirnya bergabung dengan The Kinks dbp Ray davies, dan Dick Taylor mendirikan bandnya sendiri yaitu The Pretty Things

Band dengan formasi kuintet ini didirikan oleh Brian Jones (kelahiran Cheltenham, Inggris, 28 Februari 1942). Ia meninggalkan Cheltenham dan pergi ke London untuk membuat grup musik. Sebelum mendirikan The Rolling Stones, Brian sempat bergabung dengan band Cheltone Six (Sebagai pemain klarinet) dan The Ramrods. Ketika di London, Brian bertemu dengan Mick Jagger dan Keith Richards, yang dimana akhirnya mereka bertiga membentuk sebuah grup musik yang bernama Little Blue & The Blue Boys. Di bawah ini ada beberapa foto dari The Rolling Stones yang diambil beberapa tahun silam (bernostalgiaan) :











Let's Rock and Roll. Baca juga informasi di bawah ini ya !!
READ MORE - Galery Foto The Rolling Stones "Let's Rock and Roll"

Ratna Sari Dewi Soekarno Istri Presiden Sukarno | Profile

Istri ke-5 Presiden Sukarno adalah Ratna Sari Dewi Soekarno (lahir dengan nama Naoko Nemoto (根本七保子 ,Nemoto Naoko?) di Tokyo, 6 Februari 1940; umur 69 tahun) dia istri ke-5 Soekarno yang merupakan Presiden Indonesia pertama. Dewi menikah dengan Soekarno pada tahun 1962 ketika berumur 19 tahun dan mempunyai anak yaitu Kartika Sari Dewi Soekarno. Dewi berkenalan dengan Soekarno lewat seorang relasi ketika Bung Karno berada di Hotel Imperial, Tokyo. Menjelang redupnya kekuasaan Soekarno, Dewi meninggalkan Indonesia. Setelah lebih sepuluh tahun bermukim di Paris, sejak 1983 Dewi kembali menetap di Jakarta. Pada tahun 1998, Dewi pernah menghebohkan dunia akibat pose-pose bugilnya dalam buku Madame Syuga. Katanya ada yang bilang mirip artis Sandra Dewi.



Kartika Sari Dewi Soekarno merupakan anak dari pasangan sukarno dengan Ratna Sari Dewi Sukarno yang dibesarkan di Paris, lalu bekerja sebagai wartawan televisi di Tokyo dan kemudian di biro periklanan di New York, dan kemudian di sebuah yayasan di Amerika Serikat sebelum mendirikan KSF (Kartika Soekarno Foundation) yang bertujuan untuk mengembankan pendidikan anak-anak di Indonesia. Ia menikah dengan Presiden Citibank Eropa, Frits Frederik Seegers yang dari Belanda pada 2 Desember 2005.


READ MORE - Ratna Sari Dewi Soekarno Istri Presiden Sukarno | Profile

Mike Tyson "Si Leher Beton" dan Pukulannya

Penggemar Tinju fanatik pastinya sudah mengenal dengan petinju Michael Gerard Tyson alias Malik Abdul Aziz (lahir 30 Juni 1966, New York City, Amerika Serikat) adalah petinju profesional dan mantan juara kelas berat. Kariernya yang sangat menjanjikan terhambat oleh berbagai kasus kriminal. Julukan Mike Tyson secara internasional adalah "Iron", merujuk pada postur tubuhnya yang kuat bagaikan besi. Beberapa media yang lain lebih suka menyebutnya sebagai "The Baddest Man on Earth", yang mrujuk pada perangainy yang buruk, baik di dalam maupun di luar ring tinju. Sedangkan pers Indonesia lebih senang menyebut Tyson sebagai "Si Leher Beton" merujuk pada lingkaran leher Tyson pada masa jayanya yang ekstra besar dari ukuran normal, dan tampak begitu kokoh.

Beberapa Koleksi foto dari Mike Tyson pada masa kejayaannya pada waktu bertanding :













Secara resmi, pada 1995, selepas dari penjara di Indiana, Mike Tyson mengumumkan telah memeluk agama Islam yang telah dipelajarinya selama di dalam penjara. Nama Muslim Tyson adalah Malik Abdul Aziz.

Rekor Tyson berada pada 50 kali menang, 5 kali kalah dan 2 tanpa keputusan, dengan 44 KO, namun hingga kini kiprah Tyson jarang terdengar. Foto by Corbis.com
READ MORE - Mike Tyson "Si Leher Beton" dan Pukulannya

The Beatles Sang Legendaris

Grup Band The Beatles merupakan cikal bakal grup band dengan personil 4 orang yang sekarang banyak diikuti jejaknya dimana The Beatles adalah grup band rock dan pop legendaris dari Liverpool, Inggris. Terdiri dari empat personil, yakni John Lennon, Paul McCartney, George Harrison dan Ringgo Star.



Sebagian besar lagu-lagu The Beatles yang dibentuk pada 1959 ini ditulis oleh Lennon dan McCartney. Popularitas The Beatles tidak perlu diragukan, sampai pers di tempat tinggal mereka menelurkan istilah 'Bealesmania' bagi penggemar fanatik The Beatles. Manajer The Beatles, Brian Eipstein, pertama kali mendengarkan The Beatles lewat piringan hitam di toko musiknya. Lalu ia mulai menawarkan The Beatles kepada Decca Record, namun gagal kala itu. Namun tak patah semangat, Brian mencoba ke label Parlophone dan berhasil diterima.


Album pertama The Beatles dengan titel PLEASE PLEASE ME, dengan hit single Please Please Me dan Love Me Do pada 1963. Selanjutnya, album demi album berhasil dihasilkan oleh The Beatles, diantaranya WITH THE BEATLES (1963), A HARD DAY'S NIGHT (1964), BEATLES FOR SALE (1964), HELP! (1965), RUBBER SOUL (1965), REVOLVER (1966), SGT. PEPPER'S LONELY HEARTS CLUB BAND (1967), MAGICAL MYSTERY TOUR (1967), THE BEATLES (1968), YELLOW SUBMARINE (1969), ABBEY ROAD (1969), LET IT BE (1970).







The Beatles bahkan mampu menjual lebih satu milyar kopi albumnya di seluruh dunia, sebuah prestasi yang sulit ditandingi oleh grup band saat ini. Anda suka dengan grup the beatles ?




READ MORE - The Beatles Sang Legendaris

Photo of Sukarno and Suharto's funeral | Former President of the Republic of Indonesia

Ir. Soekarno (ER, EYD: Sukarno) (born in Blitar, East Java, June 6, 1901 - died in Jakarta, June 21, 1970 at age 69 years) is Indonesia's first president who served two terms from 1945 to 1966.



Soldiers at President Sukarno's Funeral
Original caption: 6/22/1970-Blitar, East Java- Former Indonesian President Sukarno is buried with full military honors in the family cemetery at his birthplace. Sukarno, who served as president from 1945 to 1967, died early June 21st at the age of 69.



Indonesia - Former President Suharto Dead at 2008
Indonesian soldiers carry the coffin of former Indonesian president Suharto to be burried during funeral ceremony which conducted by Indonesian President Susilo Bambang Yudhoyono at Suharto's family cemetary in Karanganyar, Central Java. Former Indonesian dictator Suharto died Sunday of multi-organ failure at a hospital in Jakarta.
READ MORE - Photo of Sukarno and Suharto's funeral | Former President of the Republic of Indonesia

Koleksi Foto Abdurrahman Wahid | Gus Dur dalam Kenangan


Abdurrahman Wahid is welcomed by King Abdullah II on his arrival in Amman.


JACQUES CHIRAC WELCOMES ABDURRAHMAN WAHID


Abdurrahman Wahid with King Abdullah II of Jordan.


Yasser Arafat with Abdurrahman Wahid in Amman.


Abdurrahman Wahid with Yasser Arafat and King Abdullah II.
READ MORE - Koleksi Foto Abdurrahman Wahid | Gus Dur dalam Kenangan

Moment Indah Piala Dunia Sepanjang Masa (Part-1)

Pagelaran World Cup atau Piala Dunia 2010 akan segera digelar di  Afrika Selatan, Warung Informasi sengaja menghadirkan beberapa foto kenangan moment piala dunia sebelumnya, saya anggap beberapa foto berikut bisa mewakili nostalgiaan pecandu sepakbola dunia, beberapa foto ini warung info kemas dengan beberapa ekspresi pemain tempo dulu, seperti pele, mario kempes dan yang lainnya. ini dia moment piala dunia yang masih sedap di pandang mata.


Team Argentina dengan Maradonanya


Mario Kempes After Scoring Goal
Original caption: World Cup Final. With defeated Dutch goalie Jan Jongbloed (8) at his feet, Argentina's Mario Kempes runs off jubilating after scoring 1-0 goal in 1978 Football World Cup final at River Plate stadium here 6/25.


 Soccer - 1978 FIFA World Cup - Netherlands vs West Germany
Arie Haan (9) is congratulated by team-mates after scoring a goal for the Netherlands in a 1978 FIFA World Cup match against West Germany. (R-16) Johnny Rep.


 Brazilian Team with Pele After World Cup Victory
Original caption: 6/29/1958-Stockholm, Sweden-: Jubilant team members hug Pele (10), who scored the winning goal for Brazilians in their World Cup victory over the Swedish soccer team.


English Team and Bobby Moore After World Cup Victory
Original caption: 7/30/1966-England-: England captain Bobby Moore "chaired" by his team with the Jules Rimet Cup...after receiving it from the Queen after England won the Cup final 4 goals to 2, against West Germany.

Baca Juga Daftar Lengkap Pertandingan Piala Dunia 2010 Babak Pertama
READ MORE - Moment Indah Piala Dunia Sepanjang Masa (Part-1)

Asal Usul Nama Indonesia

PADA zaman purba, kepulauan tanah air kita disebut dengan aneka nama. Dalam catatan bangsa Tionghoa kawasan kepulauan kita dinamai Nan-hai (Kepulauan Laut Selatan). Berbagai catatan kuno bangsa India menamai kepulauan ini Dwipantara (Kepulauan Tanah Seberang), nama yang diturunkan dari kata Sansekerta dwipa (pulau) dan antara (luar, seberang). Kisah Ramayana karya pujangga Valmiki yang termasyhur itu menceritakan pencarian terhadap Sinta, istri Rama yang diculik Ravana, sampai ke Suwarnadwipa (Pulau Emas, yaitu Sumatra sekarang) yang terletak di Kepulauan Dwipantara.

Bangsa Arab menyebut tanah air kita Jaza'ir al-Jawi (Kepulauan Jawa). Nama Latin untuk kemenyan adalah benzoe, berasal dari bahasa Arab luban jawi (kemenyan Jawa), sebab para pedagang Arab memperoleh kemenyan dari batang pohon Styrax sumatrana yang dahulu hanya tumbuh di Sumatra. Sampai hari ini jemaah haji kita masih sering dipanggil "Jawa" oleh orang Arab. Bahkan orang Indonesia luar Jawa sekalipun. "Samathrah, Sholibis, Sundah, kulluh Jawi (Sumatra, Sulawesi, Sunda, semuanya Jawa)" kata seorang pedagang di Pasar Seng, Mekah.

Lalu tibalah zaman kedatangan orang Eropa ke Asia. Bangsa-bangsa Eropa yang pertama kali datang itu beranggapan bahwa Asia hanya terdiri dari Arab, Persia, India, dan Cina. Bagi mereka, daerah yang terbentang luas antara Persia dan Cina semuanya adalah "Hindia". Semenanjung Asia Selatan mereka sebut "Hindia Muka" dan daratan Asia Tenggara dinamai "Hindia Belakang". Sedangkan tanah air kita memperoleh nama "Kepulauan Hindia" (Indische Archipel, Indian Archipelago, l'Archipel Indien) atau "Hindia Timur" (Oost Indie, East Indies, Indes Orientales). Nama lain yang juga dipakai adalah "Kepulauan Melayu" (Maleische Archipel, Malay Archipelago, l'Archipel Malais).

Ketika tanah air kita terjajah oleh bangsa Belanda, nama resmi yang digunakan adalah Nederlandsch-Indie (Hindia Belanda), sedangkan pemerintah pendudukan Jepang 1942-1945 memakai istilah To-Indo (Hindia Timur). Eduard Douwes Dekker (1820-1887), yang dikenal dengan nama samaran Multatuli, pernah mengusulkan nama yang spesifik untuk menyebutkan kepulauan tanah air kita, yaitu Insulinde, yang artinya juga "Kepulauan Hindia" (bahasa Latin insula berarti pulau). Tetapi rupanya nama Insulinde ini kurang populer. Bagi orang Bandung, Insulinde mungkin cuma dikenal sebagai nama toko buku yang pernah ada di Jalan Otista.

Pada tahun 1920-an, Ernest Francois Eugene Douwes Dekker (1879-1950), yang kita kenal sebagai Dr. Setiabudi (beliau adalah cucu dari adik Multatuli), memopulerkan suatu nama untuk tanah air kita yang tidak mengandung unsur kata "India". Nama itu tiada lain adalah Nusantara, suatu istilah yang telah tenggelam berabad-abad lamanya. Setiabudi mengambil nama itu dari Pararaton, naskah kuno zaman Majapahit yang ditemukan di Bali pada akhir abad ke-19 lalu diterjemahkan oleh J.L.A. Brandes dan diterbitkan oleh Nicholaas Johannes Krom pada tahun 1920.

Namun perlu dicatat bahwa pengertian Nusantara yang diusulkan Setiabudi jauh berbeda dengan pengertian, nusantara zaman Majapahit. Pada masa Majapahit Nusantara digunakan untuk menyebutkan pulau-pulau di luar Jawa (antara dalam bahasa Sansekerta artinya luar, seberang) sebagai lawan dari Jawadwipa (Pulau Jawa). Kita tentu pernah mendengar Sumpah Palapa dari Gajah Mada, "Lamun huwus kalah nusantara, isun amukti palapa" (Jika telah kalah pulau-pulau seberang, barulah saya menikmati istirahat). Oleh Dr. Setiabudi kata nusantara zaman Majapahit yang berkonotasi jahiliyah itu diberi pengertian yang nasionalistis. Dengan mengambil kata Melayu asli antara, maka Nusantara kini memiliki arti yang baru yaitu "nusa di antara dua benua dan dua samudra", sehingga Jawa pun termasuk dalam definisi nusantara yang modern. Istilah nusantara dari Setiabudi ini dengan cepat menjadi populer penggunaannya sebagai alternatif dari nama Hindia Belanda.

Sampai hari ini istilah nusantara tetap kita pakai untuk menyebutkan wilayah tanah air kita dari Sabang sampai Merauke. Tetapi nama resmi bangsa dan negara kita adalah Indonesia. Kini akan kita telusuri dari mana gerangan nama yang sukar bagi lidah Melayu ini muncul.

Nama Indonesia

Pada tahun 1847 di Singapura terbit sebuah majalah ilmiah tahunan, Journal of the Indian Archipelago and Eastern Asia (JIAEA), yang dikelola oleh James Richardson Logan (1819-1869), orang Skotlandia yang meraih sarjana hukum dari Universitas Edinburgh. Kemudian pada tahun 1849 seorang ahli etnologi bangsa Inggris, George Samuel Windsor Earl (1813-1865), menggabungkan diri sebagai redaksi majalah JIAEA.

Dalam JIAEA Volume IV tahun 1850, halaman 66-74, Earl menulis artikel On the Leading Characteristics of the Papuan, Australian and Malay-Polynesian Nations. Dalam artikelnya itu Earl menegaskan bahwa sudah tiba saatnya bagi penduduk Kepulauan Hindia atau Kepulauan Melayu untuk memiliki nama khas (a distinctive name), sebab nama Hindia tidaklah tepat dan sering rancu dengan penyebutan India yang lain. Earl mengajukan dua pilihan nama: Indunesia atau Malayunesia (nesos dalam bahasa Yunani berarti pulau). Pada halaman 71 artikelnya itu tertulis: ... the inhabitants of the Indian Archipelago or Malayan Archipelago would become respectively Indunesians or Malayunesians.

Earl sendiri menyatakan memilih nama Malayunesia (Kepulauan Melayu) daripada Indunesia (Kepulauan Hindia), sebab Malayunesia sangat tepat untuk ras Melayu, sedangkan Indunesia bisa juga digunakan untuk Ceylon (Srilanka) dan Maldives (Maladewa). Lagi pula, kata Earl, bukankah bahasa Melayu dipakai di seluruh kepulauan ini? Dalam tulisannya itu Earl memang menggunakan istilah Malayunesia dan tidak memakai istilah Indunesia.

Dalam JIAEA Volume IV itu juga, halaman 252-347, James Richardson Logan menulis artikel The Ethnology of the Indian Archipelago. Pada awal tulisannya, Logan pun menyatakan perlunya nama khas bagi kepulauan tanah air kita, sebab istilah "Indian Archipelago" terlalu panjang dan membingungkan. Logan memungut nama Indunesia yang dibuang Earl, dan huruf u digantinya dengan huruf o agar ucapannya lebih baik. Maka lahirlah istilah Indonesia.

Untuk pertama kalinya kata Indonesia muncul di dunia dengan tercetak pada halaman 254 dalam tulisan Logan: Mr. Earl suggests the ethnographical term Indunesian, but rejects it in favour of Malayunesian. I prefer the purely geographical term Indonesia, which is merely a shorter synonym for the Indian Islands or the Indian Archipelago. Ketika mengusulkan nama "Indonesia" agaknya Logan tidak menyadari bahwa di kemudian hari nama itu akan menjadi nama bangsa dan negara yang jumlah penduduknya peringkat keempat terbesar di muka bumi!

Sejak saat itu Logan secara konsisten menggunakan nama "Indonesia" dalam tulisan-tulisan ilmiahnya, dan lambat laun pemakaian istilah ini menyebar di kalangan para ilmuwan bidang etnologi dan geografi. Pada tahun 1884 guru besar etnologi di Universitas Berlin yang bernama Adolf Bastian (1826-1905) menerbitkan buku Indonesien oder die Inseln des Malayischen Archipel sebanyak lima volume, yang memuat hasil penelitiannya ketika mengembara ke tanah air kita tahun 1864 sampai 1880. Buku Bastian inilah yang memopulerkan istilah "Indonesia" di kalangan sarjana Belanda, sehingga sempat timbul anggapan bahwa istilah "Indonesia" itu ciptaan Bastian. Pendapat yang tidak benar itu, antara lain tercantum dalam Encyclopedie van Nederlandsch-Indie tahun 1918. Padahal Bastian mengambil istilah "Indonesia" itu dari tulisan-tulisan Logan.

Putra ibu pertiwi yang mula-mula menggunakan istilah "Indonesia" adalah Suwardi Suryaningrat (Ki Hajar Dewantara). Ketika di buang ke negeri Belanda tahun 1913 beliau mendirikan sebuah biro pers dengan nama Indonesische Pers-bureau.

Makna Politis

Pada dasawarsa 1920-an, nama "Indonesia" yang merupakan istilah ilmiah dalam etnologi dan geografi itu diambil alih oleh tokoh-tokoh pergerakan kemerdekaan tanah air kita, sehingga nama "Indonesia" akhirnya memiliki makna politis, yaitu identitas suatu bangsa yang memperjuangkan kemerdekaan! Akibatnya pemerintah Belanda mulai curiga dan waspada terhadap pemakaian kata ciptaan Logan itu.

Pada tahun 1922 atas inisiatif Mohammad Hatta, seorang mahasiswa Handels Hoogeschool (Sekolah Tinggi Ekonomi) di Rotterdam, organisasi pelajar dan mahasiswa Hindia di Negeri Belanda (yang terbentuk tahun 1908 dengan nama Indische Vereeniging) berubah nama menjadi Indonesische Vereeniging atau Perhimpoenan Indonesia. Majalah mereka, Hindia Poetra, berganti nama menjadi Indonesia Merdeka.

Bung Hatta menegaskan dalam tulisannya, "Negara Indonesia Merdeka yang akan datang (de toekomstige vrije Indonesische staat) mustahil disebut "Hindia Belanda". Juga tidak "Hindia" saja, sebab dapat menimbulkan kekeliruan dengan India yang asli. Bagi kami nama Indonesia menyatakan suatu tujuan politik (een politiek doel), karena melambangkan dan mencita-citakan suatu tanah air di masa depan, dan untuk mewujudkannya tiap orang Indonesia (Indonesier) akan berusaha dengan segala tenaga dan kemampuannya."

Sementara itu, di tanah air Dr. Sutomo mendirikan Indonesische Studie Club pada tahun 1924. Tahun itu juga Perserikatan Komunis Hindia berganti nama menjadi Partai Komunis Indonesia (PKI). Lalu pada tahun 1925 Jong Islamieten Bond membentuk kepanduan Nationaal Indonesische Padvinderij (Natipij). Itulah tiga organisasi di tanah air yang mula-mula menggunakan nama "Indonesia". Akhirnya nama "Indonesia" dinobatkan sebagai nama tanah air, bangsa dan bahasa kita pada Kerapatan Pemoeda-Pemoedi Indonesia tanggal 28 Oktober 1928, yang kini kita sebut Sumpah Pemuda.

Pada bulan Agustus 1939 tiga orang anggota Volksraad (Dewan Rakyat; DPR zaman Belanda), Muhammad Husni Thamrin, Wiwoho Purbohadidjojo, dan Sutardjo Kartohadikusumo, mengajukan mosi kepada Pemerintah Belanda agar nama "Indonesia" diresmikan sebagai pengganti nama "Nederlandsch-Indie". Tetapi Belanda keras kepala sehingga mosi ini ditolak mentah-mentah.

Maka kehendak Allah pun berlaku. Dengan jatuhnya tanah air kita ke tangan Jepang pada tanggal 8 Maret 1942, lenyaplah nama "Hindia Belanda" untuk selama-lamanya. Lalu pada tanggal 17 Agustus 1945, atas berkat rahmat Allah Yang Mahakuasa, lahirlah Republik Indonesia.

Sumber: Pikiran Rakyat, 16 Agustus 2004
READ MORE - Asal Usul Nama Indonesia

History of Computers

In broad outline the history of computers for the du-generation history of the development of the computer before the year 1940 and the history of the development after the year 1940 computer

Before the year 1940

Computer history when humans began to do the calculations in life. Started manually by using the fingers, and then created a tool that can be used abacus to do calculations. After that in the year 1617, John Napier raised logarithms, and the tool named Napier bones. Napier bones can be used to perform various calculations the numbers. And after that in the year 1642 Bliase Pascal created the first mechanical calculating machine that can operate in a way to move a gear on the wheel that later developed by William Leibnitz. In 1816 Charles Babbage built a machine that can be used to solve complex mathematical problems such as mechanical logarithmic exactly up to twenty digits.

The machine has also been equipped with facilities "card / card" as an input, to store "files" data, perform calculations automatically and remove outpun in printed form on paper. Facilities "Card" was first used as a predictive tool in the development of textile industry in the automatic loom invented by Joseph Jecquard in the year 1801. And after that the use of "card" in populerkan by Herman Hoolerith as a data input device that has been widely used by U.S. residents in 1887. By using the "card" then the problem of trigonometric functions can be solved easily.

Development of Computer After 1940

COMPUTER FIRST GENERATION (1940 - 1959)
  • ENIAC (Electronic Numerical Integrator and Calculator)
In the year 1946 Dr. John Mauchly and Eckert Presper created with the name of ENIAC computer, ENIAC consisted of 70,000 resistors, point 5 million soldiers and 18,000 vacuum tubes, these computers have a very large size and consumes power of 160,000 watts, the ENIAC computer era is versatile computer or general-purpose computer that can work 1000 times faster dibandingkand ith the computer Mark I.
  • EDVAC (Electronic Discrete Variable Automatic Computer)
Allowed all computer functions to be coordinated through a single source.

In 1945 Von Neumann designed the Electronic Discrete Variable Automatic Computer (EDVAC) with a memory that can be used to accommodate either the program or data. Use vakumpun tubes has been reduced in the EDVAC, and for the calculation can be done faster than the ENIAC. By using this technique it is possible for the computer may stop at some point and then went back to work. The main key is the architecture von.

Neumann is a central processing unit (CPU), which allows all the functions of the computer to be coordinated into a single source.
  • EDSAC (Electronic Delay Storage Automatic Calculator)
  • EDSAC Computer introduced its mercury (mercury) in the tube to be able to save memory.
  • UNIVAC I (Universal Automatic Calculator)
Mauchly and Dr. Eckert UNIVACI created in 1951, this computer is a type of computer that can be used for commercial data processing and is the first commercial computer to use the von Neumann architecture model. UNIVAC computer was once owned by the United States Census Bureau and General Electric. UNIVAC has produced something that is impressive with its success in predicting victory Dwilight D. Eisenhower in the presidential election in 1952.

One of the characteristics of first generation computer operating instructions are made specifically for a particular task. In every computer there are different programs called "machine language" (machine language). This causes the computer is difficult to be programmed and the limits on the speed. One of the most prominent features of first generation computers was the use of vacuum tubes that made the form of a computer at that time were huge, while also using a magnetic cylinder in the process of data storage.

READ MORE - History of Computers

Internet History

INTERNET COMPUTER NETWORK is established by the Department of Defense in the U.S. in 1969, through the ARPA project called ARPANET (Advanced Research Project Agency Network), where they demonstrate how the computer hardware and software-based UNIX, we can do in a short distance communication through countless phone lines. ARPANET project of network design, reliability, how much information can be moved, and eventually all the standards that they set to become the embryo of a new protocol that is now known as TCP / IP (Transmission Control Protocol / Internet Protocol). ARPANET project of network design, reliability, how much information can be moved, and eventually all the standards that they set to become the embryo of a new protocol that is now known as TCP / IP (Transmission Control Protocol / Internet Protocol).

Initial goal of the project is made for military purposes. Destination initial project is created for the military. At that time the United States Department of Defense (U.S. Department of Defense) to create a computer network system is connected with the computer in areas vital to overcome the problem occurs when the nuclear attack and to avoid the occurrence of the information center, which happens when the war can easily destroyed. At that time the United States Department of Defense (U.S. Department of Defense) to create a computer network system is connected with the computer in areas vital to overcome the problem occurs when the nuclear attack and to avoid the occurrence of the information center, which happens when the war can easily destroyed.

In the beginning, the ARPANET only 3 sites are the Stanford Research Institute, University of California, Santa Barbara, University of Utah, where they form a single integrated network in the year 1969, and in general ARPANET introduced in October 1972. In the beginning, the ARPANET only 3 sites are the Stanford Research Institute, University of California, Santa Barbara, University of Utah, where they form a single integrated network in the year 1969, and in general ARPANET introduced in October 1972. Not long after this project is growing rapidly in all areas, and all universities in the country want to join, so that makes it difficult to organize ARPANET. Not long after this project is growing rapidly in all areas, and all universities in the country want to join, so that makes it difficult to organize ARPANET.

Therefore ARPANET parsed manjadi two "MILNET for military purposes and the" ARPANET "new smaller for non-military purposes such as, universities. Combined second network, known by the name of the DARPA Internet, which is then simplified into the Internet. Therefore ARPANET Parsed manjadi two "MILNET for military purposes and the" ARPANET "new smaller for non-military purposes such as, universities. Gabungan second network, known by the name of the DARPA Internet, which is then simplified into the Internet.

List of important events

1957 Union Sovyet (now Russian) space launch vehicle, Sputnik.

As a consequence of the 1958 "defeat" in the United States space launch vehicle, a body in the United States Department of Defense, Advanced Research Projects Agency (ARPA), the United States aim to be able to improve science and technology countries. As a consequence of the 1958 "defeat" in the United States space launch vehicle, dibentuklah a body in the United States Department of Defense, Advanced Research Projects Agency (ARPA), the United States aim to be able to improve science and technology countries. One target is the computer technology. One target is the computer technology.

1962 JCR Licklider a write any posts about a vision in which computers can be linked between each other with a global so that each computer is able to offer access to programs and data. 1962 JCR Licklider a write any posts about a vision in which computers can be linked between each other with a global so that each computer is able to offer access to programs and data. In this year's Rand Corporation also started research on this idea (terdistribusi computer network), which is for military purposes. In this year's Rand Corporation also started research on this idea (terdistribusi computer network), which is for military purposes.

Early 1960s on the theory packet-switching can be implemented in the real world.
Mid-1960s ARPA developed ARPANET to promote the "Networking of Cooperative Time-sharing Computers," with only four host computers that can be connected to the year 1969, the Stanford Research Institute, University of California, Los Angeles, University of California, Santa Barbara , and the University of Utah. Mid-1960s ARPA developed ARPANET to promote the "Networking of Cooperative Time-sharing Computers," with only four host computers that can be connected to the year 1969, the Stanford Research Institute, University of California, Los Angeles, University of California, Santa Barbara, and the University of Utah.

1965 The term "hypertext" was issued by Ted Nelson. 1965 The term "hypertext" was issued by Ted Nelson.

1968 Network Tymnet made. 1968 Network Tymnet made.

1971 Member ARPANET network grow to be 23 units computer node, which consists of computers to research the property of the United States government and universities. 1971 Member ARPANET network grow to be 23 units computer node, which consists of computers to research the property of the United States government and universities.

1972 A working group called the International Network Working Group (INWG) made to improve computer and network technology also create standards for network computers, including the Internet. 1972 A working group called the International Network Working Group (INWG) made to improve computer and network technology also create standards for network computers, including the Internet. The first speaker of this organization is Vint Cerf, who later referred to as "Mr. Internet" The first speaker of this organization is Vint Cerf, who later referred to as "Mr. Internet"

1972-1974 Some of the commercial database services such as Dialog, SDC Orbit, Lexis, The New York Times DataBank, and other, registered to ARPANET through dial-up networking. 1972-1974 Some of the commercial database services such as Dialog, SDC Orbit, Lexis, The New York Times DataBank, and other, registered to ARPANET through a dial-up networking.

1973 ARPANET to the United States: in this year, members of the ARPANET increased entry of some universities outside the United States that the University College of London and the UK's Royal Radar Establishment in Norway. 1973 ARPANET to the United States: in this year, members of the ARPANET increased entry of some universities outside the United States that the University College of London and the UK's Royal Radar Establishment in Norway.

1974 Vint Cerf and Bob Kahn publish the detail specification of the protocol Transmission Control Protocol (TCP) in the article "A Protocol for Packet Network interconnection." 1974 Vint Cerf and Bob Kahn publish the detail specification of the protocol Transmission Control Protocol (TCP) in the article "A Protocol for Packet Network interconnection."

1974 bolt, Beranet & Newman (BBN), pontraktor for the ARPANET, opened a commercial version of ARPANET which they call as Telenet, which is a public packet data service first. 1974 bolt, Beranet & Newman (BBN), pontraktor for the ARPANET, opened a commercial version of ARPANET which they call as Telenet, which is a public packet data service first.

Already in 1977 there are 111 computer that is connected to the ARPANET. Already in 1977 there are 111 computer that is connected to the ARPANET.

1978 Protocol TCP into two parts, ie, Transmission Control Protocol and Internet Protocol (TCP / IP). 1978 Protocol TCP into two parts, ie, Transmission Control Protocol and Internet Protocol (TCP / IP).

Usenet discussion groups in 1979 first made by Tom Truscott, Jim Ellis and Steve Bellovin, alumni from Duke University and the University of North Carolina United States. Usenet discussion groups in 1979 first made by Tom Truscott, Jim Ellis and Steve Bellovin, alumni from Duke University and the University of North Carolina United States. After that, the use of Usenet also increased drastically. After that, the use of Usenet also increased drastically.

In this year also, emoticons proposed by Kevin McKenzie. In this year also, emoticons proposed by Kevin McKenzie.

Early 1980s, personal Computer (PC) infecting, and become part of many human lives.

This year the ARPANET already have 213 members to a host that is connected.

Service BITNET (Because It's Time Network) started, to provide e-mail service, mailing list, and the File Transfer Protocol (FTP). Service BITNET (Because It's Time Network) started, to provide e-mail service, mailing list, and the File Transfer Protocol (FTP).

CSNET (Computer Science Network) is built in this year by scientists and experts in the field of computer science from Purdue University, UNIVERSITY OF WASHINGTON, Rand CORPORATION, and BBN, with the support of the SCIENSE NATIONAL FOUNDATION (NSF). CSNET (Computer Science Network) is built in this year by scientists and experts in the field of computer science from Purdue University, UNIVERSITY OF WASHINGTON, Rand CORPORATION, and BBN, with the support of the SCIENSE NATIONAL FOUNDATION (NSF). This network provides e-mail and some other services to scientists without having to access the ARPANET. This network provides e-mail and some other services to scientists without having access to the ARPANET.

1982 The term "Internet" was first used, and TCP / IP adopted as the universal protocol for the network.

Name servers have been developed, thus allowing the user to be connected to a host without having to know the exact path to the host. Name servers have been developed, thus allowing the user to be connected to a host without having to know the exact path to the host.

This year there were more than 1000 pieces joined to host the Internet.

1986 introduced the domain name system, which is now known as the DNS (Domain Name System) function for uniform system of addresses in the name of the computer network. 1986 introduced the domain name system, which is now known as the DNS (Domain Name System) function for uniform system of addresses in the name of the computer network.
READ MORE - Internet History